Tajuk Redaksi
Sosial
81 Tahun Merdeka, Mengapa Indonesia Masih Cemas?
Terapis pijat refleksi harus berani menekan titik saraf agar penyakit terdeteksi. Begitu pula tubuh bangsa ini, jeritannya nyata terdengar di media sosial. Menuju Indonesia Emas, rakyat tak butuh pesta meriah, melainkan penanganan tepat. Kemerdekaan sejati sesuai Pasal 27 UUD 1945 bukanlah bertahan dalam cemas, melainkan kepastian esok hari, dapur tetap ngebul dan pekerjaan tetap ada.
Pemerintah
Andai Gajah Mada Digaji Tukin
Benarkah negara sedang menata sistem penghargaan aparatur, atau justru memperlihatkan kontras baru dalam prioritas anggaran? Editorial "Andai Gajah Mada Digaji Tukin" mengajak pembaca menelusuri perbandingan sejarah, kebijakan, dan makna keadilan di balik setiap rupiah uang negara.
Hukum
Cicak, Buaya, dan Brankas
Polemik "cicak vs buaya" kembali memantik perhatian publik. Di balik narasi yang beredar, muncul pertanyaan tentang transparansi, kewenangan, dan kepercayaan pada penegakan hukum
Edukasi
Jakarta, Kota yang Berkali-kali Lahir
Jakarta yang kita kenal hari ini ternyata bukan lahir sekali. Sebelum menjadi ibu kota Indonesia, kota ini telah berganti nama dari Kalapa, Jayakarta, hingga Batavia. Setiap fase menyimpan kisah perebutan kekuasaan, perdagangan, dan pertemuan berbagai peradaban. Di balik gemerlap metropolitan modern, tersimpan sejarah panjang yang menjadikan Jakarta sebagai kota yang berkali-kali lahir.
Politik
Partai yang Terlalu Serius
Fenomena partai satire Denmark mengingatkan bahwa krisis terbesar politik bukan kekalahan dalam pemilu, melainkan hilangnya kepercayaan publik. Tanpa kepercayaan, demokrasi hanya menyisakan prosedur tanpa makna.
Budaya
Imlek yang Tak Masuk Linimasa
SLN.com, JAKARTA — Di pusat perbelanjaan ibu kota, lampion merah sudah mulai tergantung rapi dan jadwal pertunjukan barongsai yang mengundang akan mengundang kerumunan pun sudah terpampang di sudut-sudut media informasi....
