Wapres Gibran Minta Maaf Kepada Para Pendeta
Grollus Daniel
User
Kehadiran Wapres Gibran sebagai pemerintah untuk memberi jaminan kepada umat beragama untuk melakukan ibadah di mana pun dan kapan pun.
Kongres Asosiasi Pendeta Indonesia ke-5 diselenggarakan selama tiga hari di Gran Serpong Hotel, Tangerang, Banten (7-9/10), secara resmi dibuka Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka. Dihadapan perwakilan pendeta dari berbagai daerah provinsi di seluruh Indonesia, Wapres menyampaikan permohonan maaf kepada umat Kristen, karena masih tetap terjadi diskriminasi terhadap pelaksanaan peribadatan di rumah-rumah ibadah.
"Bangsa Indonesia bangsa yang majemuk. Namun, masih terjadi kasus-kasus intoleransi dengan menghalangi ibadah yang dilakukan umat Kristiani. Saya mohon maaf. Kami terus melakukan koordinasi dengan aparat setempat terhadap kasus rumah ibadah yang menghalangi peribadatan umat beragama. Kami akan pastikan, kasus yang mengancam tidak akan terulang kembali."
Menurut Gibran, negara harus hadir untuk peribadatan seluruh umat beragama, sesuai dengan amanat UUD 45. Harapan Wapres agar tokoh agama yang memiliki peran sentral, untuk melaporkan bila ada tindakan intoleransi.
"Sebagai pemerintah, kami akan terus berusaha berusaha menjamin hak bapak ibu untuk beribadah. API sebagai pembawa damai, pasti dapat menjadi mitra pemerintah untuk membawa kesejukkan bagi umat," ujar Wapres mengakhiri sambutannya.
Ketua Umum API Pdt. Harsanto Adi mengapresiasi pernyataan Wapres dan berharap agar negara terus hadir untuk menjamin umat Kristen dapat beribadah di mana pun di republik ini. Dan berharap agar pendeta yang hadir dapat menjalin kerja sama dengan aparat negara untuk terciptanya suasana yang kondusif lingkungan gereja. Karena pendeta, gereja dan umat Kristen harus menjadi garam dan terang di mana pun berada.
"Kongres ini bukan sekedar kegiatan rutin, namun saya ingin agar dapat menjadi momentum konstitusional untuk mengevaluasi pelayanan, memantapkan langkah dan memutuskan arah strategis API agar tetap kokoh, relevan dan berdampak."
Melalui kongres API, para pendeta diharapkan dapat bersatu hati visi agar keberadaannya memberi kontribusi nyata bagi umat, bangsa dan negara. Kepada seluruh pengurus pusat dan daerah, Pdt. Harsanto Adi, menyampaikan terima kasih untuk dedikasi dan kesetiaan untuk terus bergandengan tangan untuk menumbuh kembangkan API di tengah umat.
Pada kesempatan ini Sekretaris Umum API, Pdt. Estefanus Balaati S.Th, telat merancang buku saku yang diperuntukkan bagi pendeta yang dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan terkait penyelenggaraan peribadatan.
Grollus Daniel
User
Penulis berita profesional dari Suara Lintas Nusantara.
Komentar (0)
Login untuk memberikan komentar
Silakan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar pada artikel ini.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!
Kategori Terkait
Artikel Terkait
Artikel Lainnya
Hasil Proliga 2023: Jakarta BIN Juara Putaran Kedua Setelah Puncaki Klasemen Proliga 2023
19 Feb 2023, 17:17 WIB
Klarifikasi Penolakan Ibadah HKBP di Bekasi, Staf Khusus Menag Gugun Gumilar Turun Langsung
18 Dec 2025, 13:48 WIB
Kementerian ATR/BPN Dorong Pendaftaran Tanah Ulayat di Luwu Timur untuk Perlindungan Masyarakat Adat
03 Sep 2025, 07:48 WIB
Wali Kota Jakarta Barat Dampingi PJ Gubernur DKI Hadiri Peringatan HKG Ke 51
17 Mar 2023, 03:34 WIB
Pewarna Kecam Teror terhadap Jurnalis Tempo, Desak Penegakan Hukum
26 Mar 2025, 04:29 WIB
Gomar Gultom: Seberapa Merdeka Kita?
15 Aug 2026, 13:12 WIB
Artikel Terkait
Artikel Lainnya
Hasil Proliga 2023: Jakarta BIN Juara Putaran Kedua Setelah Puncaki Klasemen Proliga 2023
19 Feb 2023, 17:17 WIB
Klarifikasi Penolakan Ibadah HKBP di Bekasi, Staf Khusus Menag Gugun Gumilar Turun Langsung
18 Dec 2025, 13:48 WIB
Kementerian ATR/BPN Dorong Pendaftaran Tanah Ulayat di Luwu Timur untuk Perlindungan Masyarakat Adat
03 Sep 2025, 07:48 WIB
Wali Kota Jakarta Barat Dampingi PJ Gubernur DKI Hadiri Peringatan HKG Ke 51
17 Mar 2023, 03:34 WIB
Pewarna Kecam Teror terhadap Jurnalis Tempo, Desak Penegakan Hukum
26 Mar 2025, 04:29 WIB
Gomar Gultom: Seberapa Merdeka Kita?
15 Aug 2026, 13:12 WIB


