Tarif TransJakarta Naik, Serikat Buruh Beri Dukungan
Nick Irwan
Jurnalis
FSB GARTEKS KSBSI mendukung kenaikan tarif TransJakarta karena dinilai dapat membantu menjaga kualitas layanan, perawatan armada, dan keberlanjutan operasional transportasi publik di Jakarta.
SLNpost, JAKARTA — Wacana kenaikan tarif TransJakarta yang sedang dikaji Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendapat dukungan dari Serikat Buruh Federasi Serikat Buruh Garmen, Kerajinan, Tekstil, Kulit dan Sentra Industri (FSB GARTEKS) KSBSI Komisariat TransJakarta.
Dukungan tersebut disampaikan menyusul rencana penyesuaian tarif TransJakarta dari Rp3.500 menjadi sekitar Rp5.000 hingga Rp7.000 per perjalanan. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebelumnya menyatakan bahwa kajian tarif dilakukan dengan mempertimbangkan peningkatan biaya operasional, kualitas layanan, serta jarak tempuh perjalanan.
Departemen Media dan Tim Organiser Buruh DKI Jakarta DPP FSB GARTEKS KSBSI, Andreas Hutagalung, mengatakan organisasinya mendukung kenaikan tarif sepanjang kebijakan tersebut bertujuan menjaga keberlanjutan layanan transportasi publik dan mengurangi beban subsidi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.
Menurut Andreas, penyesuaian tarif dapat membantu menjaga operasional perusahaan, mendukung integrasi layanan TransJabodetabek, serta meningkatkan kualitas armada dan pelayanan kepada penumpang.
Ia menilai kebutuhan biaya perawatan armada, pengembangan layanan, serta pengadaan bus baru terus meningkat seiring bertambahnya jumlah pengguna dan cakupan rute.
“Harapan pekerja dan pelanggan adalah layanan yang semakin baik, baik dari sisi perawatan armada, kebersihan, maupun kenyamanan perjalanan,” kata Andreas dalam keterangan tertulis, Sabtu, 13 Juni 2026.
Ketua PK FSB GARTEKS KSBSI TransJakarta, Sudarman Sihombing, juga menyatakan tarif Rp3.500 yang berlaku saat ini perlu dievaluasi seiring kenaikan biaya operasional transportasi publik.
Menurut dia, biaya bahan bakar, perawatan kendaraan, dan kebutuhan operasional lainnya mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Kondisi tersebut, kata Sudarman, dapat memengaruhi kemampuan perusahaan dalam menambah armada maupun menjaga kualitas layanan.
Selain itu, ia menilai keberlangsungan operasional perusahaan juga berkaitan dengan stabilitas tenaga kerja. Karena itu, pihaknya berharap setiap kebijakan yang diambil dapat menjaga keseimbangan antara kualitas pelayanan publik, keberlanjutan perusahaan, dan kesejahteraan pekerja.
Wacana kenaikan tarif TransJakarta hingga kini masih dalam tahap kajian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pemerintah menyatakan keputusan akhir akan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kemampuan masyarakat, kualitas layanan, serta kebutuhan pengembangan sistem transportasi publik di Ibu Kota.
Nick Irwan
Jurnalis
Jurnalis berdedikasi dengan fokus pada berita investigasi dan human interest.
Komentar (0)
Login untuk memberikan komentar
Silakan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar pada artikel ini.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!
Kategori Terkait
Tagar Terkait
Artikel Terkait
Artikel Lainnya
UMKM, Penopang Ekonomi Indonesia yang Menanti Ekosistem Lebih Kokoh
22 Aug 2025, 12:01 WIB
Kejaksaan Agung Memeriksa 5 Orang Saksi Terkait Perkara BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika
05 Apr 2023, 11:34 WIB
Wahyu Kenzo Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Korban Berikan Apresiasi Atas Kinerja Penegak Hukum
19 Jan 2024, 11:38 WIB
Workshop Literasi Keagamaan Lintas Budaya Bekali Guru Pengalaman Keberagaman
04 May 2024, 02:00 WIB
Kepala Biro Humas dan Sesditjen PHPT Imbau Masyarakat Alih Mediakan Sertipikat Analog Jadi Elektronik
05 Dec 2024, 13:18 WIB
Diskusi di RPK, Romo Kefas : Harus ada Tindakan Hukum yang tegas, agar ada Efek Jera untuk Para Pelaku Persekusi
16 Dec 2024, 05:21 WIB
Artikel Terkait
Artikel Lainnya
UMKM, Penopang Ekonomi Indonesia yang Menanti Ekosistem Lebih Kokoh
22 Aug 2025, 12:01 WIB
Kejaksaan Agung Memeriksa 5 Orang Saksi Terkait Perkara BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika
05 Apr 2023, 11:34 WIB
Wahyu Kenzo Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Korban Berikan Apresiasi Atas Kinerja Penegak Hukum
19 Jan 2024, 11:38 WIB
Workshop Literasi Keagamaan Lintas Budaya Bekali Guru Pengalaman Keberagaman
04 May 2024, 02:00 WIB
Kepala Biro Humas dan Sesditjen PHPT Imbau Masyarakat Alih Mediakan Sertipikat Analog Jadi Elektronik
05 Dec 2024, 13:18 WIB
Diskusi di RPK, Romo Kefas : Harus ada Tindakan Hukum yang tegas, agar ada Efek Jera untuk Para Pelaku Persekusi
16 Dec 2024, 05:21 WIB


