Kemendag: RUU Komoditas Strategis Jadi Kunci Stabilitas Harga dan Ketahanan Pangan
Elly Wati Simatupang
Jurnalis
suaralintasnusantara.com - Menteri Perdagangan Budi Santoso (Mendag Busan) menegaskan bahwa efektivitas koordinasi lintas kementerian dan harmonisasi regulasi harus menjadi prioritas utama dalam penyusunan Rancangan Unda...
suaralintasnusantara.com - Menteri Perdagangan Budi Santoso (Mendag Busan) menegaskan bahwa efektivitas koordinasi lintas kementerian dan harmonisasi regulasi harus menjadi prioritas utama dalam penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Komoditas Strategis. Menurutnya, keberhasilan pengelolaan komoditas nasional tidak ditentukan oleh pembentukan lembaga baru, melainkan oleh penguatan mandat teknis instansi yang sudah ada agar kebijakan berjalan lebih terpadu dan efisien.
Hal tersebut disampaikan Mendag Busan dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Badan Legislasi (Baleg) DPR RI di Jakarta, Rabu (26/11), yang juga dihadiri Wakil Menteri Pertanian Sudaryono. Dalam kesempatan tersebut, Mendag Busan memberikan pandangan dan masukan Kemendag terkait penyusunan RUU Komoditas Strategis.
Mendag Busan menyebut RUU ini akan menjadi pegangan kuat bagi kementerian dan lembaga dalam merumuskan kebijakan terintegrasi terkait komoditas strategis, mulai dari hilirisasi hingga ekspor dan impor. Ia mencontohkan mekanisme Neraca Komoditas yang selama ini digunakan untuk memastikan setiap keputusan impor beras, jagung, ikan, dan bawang putih harus melalui penetapan angka kebutuhan dan proyeksi produksi oleh kementerian pembina sebelum Kemendag dapat menerbitkan izin.
Ia menambahkan bahwa peningkatan daya saing komoditas ekspor juga akan didorong melalui promosi pasar global oleh perwakilan perdagangan RI di berbagai negara. Koordinasi serupa dilakukan dalam setiap perjanjian dagang dengan negara mitra, di mana posisi nasional yang dibawa adalah hasil kesepakatan lintas kementerian setelah melalui pembahasan terukur dan komprehensif.
Mendag Busan menegaskan kembali bahwa RUU ini akan menjadi pedoman bersama dalam mengelola komoditas strategis di tingkat nasional, namun ia menolak anggapan perlunya pembentukan badan baru. Menurutnya, penguatan kelembagaan lebih efektif dilakukan dengan memperjelas tugas dan fungsi unit kerja yang telah ada agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan.
Dalam Raker, anggota Baleg DPR RI Aqib Ardiansyah menilai penyusunan RUU Komoditas Strategis merupakan langkah penting untuk mendukung visi Presiden Prabowo Subianto dalam mencapai swasembada pangan nasional. Ia menyebut keberhasilan pembangunan bangsa selalu berangkat dari penguatan sektor mayoritas, yakni pertanian, sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat. Aqib mengapresiasi kinerja Kemendag menjaga stabilitas harga dan pasokan barang kebutuhan pokok, yang menurutnya menjadi komponen kunci dalam menjaga ketahanan pangan nasional dan meningkatkan daya beli masyarakat. (red)
Elly Wati Simatupang
Jurnalis
Pendiri Suara Lintas Indonesia
Komentar (0)
Login untuk memberikan komentar
Silakan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar pada artikel ini.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!
Kategori Terkait
Tagar Terkait
Artikel Terkait
Puasa Pertama Ramadan 1447 H
19 Feb 2026, 12:58 WIB
Kemendag Siapkan Tiga Program Diskon Nasional Dorong Ekonomi Jelang Nataru
27 Nov 2025, 07:18 WIB
Mendag Tegaskan Penguatan Perlindungan Konsumen dan Stabilitas Harga Jelang Nataru
27 Nov 2025, 06:38 WIB
RDP Komisi II DPR RI: Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Ungkap Pendaftaran Tanah Nasional Capai 98%
09 Sep 2025, 06:07 WIB
Jadi Pembicara #DemiIndonesia, Menteri Nusron: Siap Menahan Laju Alih Fungsi Lahan
27 Aug 2025, 12:50 WIB
DXI 2025 Resmi Ditutup: Pameran Petualangan Terbesar Indonesia
06 May 2025, 08:16 WIB
Artikel Lainnya
Program Perdana BPP GBI yang Langsung Sukses
10 Feb 2023, 23:34 WIB
Institut Leimena Bekali Guru Kompetensi Praktis untuk Membangun Toleransi
21 Feb 2025, 11:35 WIB
Apresiasi Dedikasi Tri Adhianto akan Naikkan Insentif Linmas Kota Bekasi
04 Sep 2024, 06:35 WIB
Konsolidasi DPC Projo Jakarta Barat Siap Menangkan Prabowo-Gibran Sekali Putaran
23 Jan 2024, 11:00 WIB
Majelis Hakim Jatuhkan Vonis Pidana Penjara Seumur Hidup Terhadap Terdakwa Teddy Minahasa Putra
09 May 2023, 15:32 WIB
Bakhtiar Sibarani Terus Bantu Pemulihan Pascabanjir di Barus, Akses Jalan Warga Mulai Pulih
31 Dec 2025, 12:07 WIB
Artikel Lainnya
Program Perdana BPP GBI yang Langsung Sukses
10 Feb 2023, 23:34 WIB
Institut Leimena Bekali Guru Kompetensi Praktis untuk Membangun Toleransi
21 Feb 2025, 11:35 WIB
Apresiasi Dedikasi Tri Adhianto akan Naikkan Insentif Linmas Kota Bekasi
04 Sep 2024, 06:35 WIB
Konsolidasi DPC Projo Jakarta Barat Siap Menangkan Prabowo-Gibran Sekali Putaran
23 Jan 2024, 11:00 WIB
Majelis Hakim Jatuhkan Vonis Pidana Penjara Seumur Hidup Terhadap Terdakwa Teddy Minahasa Putra
09 May 2023, 15:32 WIB
Bakhtiar Sibarani Terus Bantu Pemulihan Pascabanjir di Barus, Akses Jalan Warga Mulai Pulih
31 Dec 2025, 12:07 WIB
