Berantas Mafia Tanah Lewat Pembenahan Sistem, Kementerian ATR/BPN Percepat Pendaftaran Tanah di Tahun Pertama Prabowo-Gibran
Elly Wati Simatupang
Jurnalis
suaralintasnusantara.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sistem layanan pertanahan untuk memberantas mafia tanah di tahun pertama Pemerint...
suaralintasnusantara.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sistem layanan pertanahan untuk memberantas mafia tanah di tahun pertama Pemerintahan Prabowo-Gibran. Dengan perbaikan sistem internal, Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid berharap celah praktik mafia tanah bisa ditutup. Hal itu dapat membantu pemerintah mempercepat pendaftaran dan penyertipikatan tanah.
“Di awal pemerintahan kami menjabat di Kementerian ATR/BPN, kami sampaikan bahwa yang namanya mafia tanah itu pelan-pelan akan hilang sejalan dengan perbaikan sistem di dalam internal,” ujar Menteri Nusron di Istana Negara, Jakarta pada Senin (21/10/2025).
Menteri Nusron menjelaskan, bentuk perbaikan dilakukan dengan membuat sistem layanan pertanahan yang akurat dan akuntabel. Dengan begitu, tata kelola pertanahan yang diterapkan sulit untuk dibobol maupun diakali oleh para oknum mafia tanah.
Berkat sistem layanan pertanahan yang terus dibenahi, sepanjang tahun ini Kementerian ATR/BPN berhasil mencegah kerugian negara dengan total Rp9,67 triliun. Potensi kerugian yang dicegah, berdasarkan kerugian nyata dari nilai tanah yang menjadi objek kasus (real loss), potensi kerugian secara ekonomi sebagai dampak dari kasus tersebut seperti nilai proyek (potential loss), dan potensi kerugian negara akibat hilangnya potensi perolehan pajak/penerimaan negara (fiscal loss).
Sejalan dengan capaian tersebut, Kementerian ATR/BPN pun dapat melakukan percepatan pendaftaran tanah, yakni 4 juta bidang dalam kurun waktu Oktober 2024 sampai Oktober 2025. Dari jumlah itu, ada 2,6 juta bidang yang telah bersertipikat dan ke depannya akan bertambah.
Dari kegiatan pendaftaran dan penyertipikatan tanah di tahun pertama Pemerintahan Prabowo-Gibran saja, Kementerian ATR/BPN menyumbang nilai tambah ekonomi hingga Rp1.021,9 triliun. Angka itu terdiri dari Rp12,4 triliun PPH, Rp3,15 triliun PNBP, Rp25,9 triliun BPHTB, serta Rp980,5 triliun Hak Tanggungan.
Lebih lanjut, Menteri Nusron menekankan pentingnya konsolidasi internal, penguatan koordinasi lintas unit kerja, serta percepatan penyelesaian target kerja menjelang penutupan tahun anggaran 2025. “Mohon untuk menjadi komitmen bersama. Supaya di Desember nanti target kita semua tercapai,” pungkasnya. (DR)
Elly Wati Simatupang
Jurnalis
Pendiri Suara Lintas Indonesia
Komentar (0)
Login untuk memberikan komentar
Silakan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar pada artikel ini.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!
Kategori Terkait
Artikel Terkait
Pemulihan 91,75% Pasar Rakyat Pascabencana Sumatra Tuntas, Mendag Budi Santoso Pastikan Ekonomi Lokal Bangkit
20 Feb 2026, 08:53 WIB
Harsen Roy Tampomuri Dilantik Jadi Dewan Pakar DPP APDESI 2026–2031
20 Feb 2026, 08:09 WIB
Mahanaim dan Rahasia Cetak Siswa Berprestasi
05 Feb 2026, 13:39 WIB
PGLII Perkuat Sinergi dan Strategi Pelayanan Lewat Rapat Lengkap Maper–PP di Serpong
24 Jan 2026, 10:41 WIB
PGI Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Hutan di Sumatera
23 Jan 2026, 02:37 WIB
Bantuan Bakhtiar Ahmad Sibarani Mulai Pulihkan Akses Warga Pasar Terandam Bopet
01 Jan 2026, 06:57 WIB
Artikel Lainnya
Ayo Bukber di Taman Impian Jaya Ancol dengan Deretan Wisata dan Kuliner Citarasa Nusantara hingga Manca Negara
30 Mar 2023, 09:20 WIB
Ngopi Kebangsaan Gali Pesan Kesetaraan dan Kerukunan di Tengah Perbedaan
18 Mar 2023, 13:33 WIB
Kerispatih Rilis Album Fase Tiga, Bukti Tetap Eksis Meski Tersisa Tiga Personel
26 Aug 2025, 17:20 WIB
Musik Gospel Indonesia Hidup Lagi, Indo Gospel Project Perkenalkan Nada Syukurku
16 Aug 2025, 15:16 WIB
Membangun Rumah Politik: Dari Ide hingga Pendirian Partai
25 Sep 2025, 05:29 WIB
TEI ke-40 Resmi Ditutup, Mendag Busan: Transaksi Lewati Target, Capai USD 22,80 Miliar
19 Oct 2025, 15:03 WIB
Artikel Lainnya
Ayo Bukber di Taman Impian Jaya Ancol dengan Deretan Wisata dan Kuliner Citarasa Nusantara hingga Manca Negara
30 Mar 2023, 09:20 WIB
Ngopi Kebangsaan Gali Pesan Kesetaraan dan Kerukunan di Tengah Perbedaan
18 Mar 2023, 13:33 WIB
Kerispatih Rilis Album Fase Tiga, Bukti Tetap Eksis Meski Tersisa Tiga Personel
26 Aug 2025, 17:20 WIB
Musik Gospel Indonesia Hidup Lagi, Indo Gospel Project Perkenalkan Nada Syukurku
16 Aug 2025, 15:16 WIB
Membangun Rumah Politik: Dari Ide hingga Pendirian Partai
25 Sep 2025, 05:29 WIB
TEI ke-40 Resmi Ditutup, Mendag Busan: Transaksi Lewati Target, Capai USD 22,80 Miliar
19 Oct 2025, 15:03 WIB
