Pengurus PGLII Kunjungan Silaturahmi dengan Ketua Umum dan Pengurus MATAKIN di Klenteng Kong Mio TMII
Elly Wati Simatupang
Jurnalis
suaralintasnusantara.com - Persatuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia (PGLII) mengadakan kunjungan silaturahmi dengan Ketua Umum dan pengurus Majelis Tinggi Agama Kong Hu Chu Indonesia (MATAKIN) pada ha...
Kunjungan ini dipimpin oleh Ketua Umum PGLII, Pdt. DR. Ronny Mandang, M.Th, beserta jajaran pengurus Pdt. Tommy Lengkong (Sekretaris Umum), Jakub Pratama (Bendahara Umum), Pdt. Yesaya Suharsono (Ketua Komisi Hubungan Lintas Agama), Pdt. Dr. Antonius Natan, M.Th. (Staf Ahli), Pdt. Dr. Nasokhili Giawa (Komisi Jaringan Pendidikan Teologi) dan disambut hangat oleh Ketua Umum MATAKIN, Xs. Budi Santoso Tanuwibowo bersama para pengurus MATAKIN, Ws. Prof. Dr. Drs. Chandra Setiawan, M.M., PhD. (Wakil Ketua Umum), Ws. Sunarta Hidayat (Sekretaris Bidang Kerohanian) Ws. Liem Liliany Lontoh, S.E., M.Ag. (Ketua Bidang Hubungan Lintas Agama juga sebagai Ketua MATAKIN DKI Jakarta), Js. Ruysya Supit SI. Kom. (Wakil Sekretaris Bidang Kerohanian) dan Zl. Wandi Suwardi (Ketua MATAKIN Jakarta )
Kunjungan silaturahmi disambut hangat oleh Budi Santoso beserta dengan jajarannya dengan mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi atas kunjungan dari rombongan PGLII, serta mempersilahkan Rombongan PGLII yang dipimpimpin oleh Pdt. Ronny Mandang sebagai Ketum PGLII untuk menjelaskan maksud dan tujuan silaturahmi tersebut. Pdt. Ronny Mandang, dalam sambutannya, menyampaikan rasa terima kasih dimana rombongan PGLII sudah diterima dengan baik, Ronny juga menjelaskan bahwa PGLII sekarang sudah 52 tahun dimana PGLII didirikan pada tanggal 17 Juli 1971 di kota Batu, Malang, Jawa Timur, Indonesia, dan PGLII meruoakan salah satu Lembaga Gerejawi Aras Nasional di Indonesia. Ronny juga mengungkapkan ini merupakan kunjungan pertama dengan Pengurus MATAKIN, "ini merupakan kunjungan pertama PGLII dengan MATAKIN, sementara jabatan saya sebagai Ketum sebentar lagi akan berakhir," ungkap Ronny sembari tersenyum.
Lebih lanjut, Ronny menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian komitmen PGLII untuk memperkuat hubungan persaudaraan dengan berbagai komunitas agama di Indonesia.
Ronny juga menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai komunitas agama untuk menciptakan harmoni dan kerukunan. "Kita harus terus menjaga dan merawat kebhinekaan Indonesia dengan saling memahami dan menghormati perbedaan yang ada," tambahnya.
Ketum MATAKIN Budi Santoso juga menyambut baik inisiatif ini dan menekankan perlunya kolaborasi yang lebih erat antara komunitas agama. "Pertemuan ini adalah langkah positif dalam mempererat tali persaudaraan antar umat beragama. Kami berharap bisa terus berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih harmonis dan saling menghormati," katanya.
Budi juga menjelaskan MATAKIN adaalah sebuah organisasi yang mengatur perkembangan agama Khonghucu di Indonesia. Organisasi ini didirikan pada tahun 1923 Khong Kauw Tjong Hui setelah melalui proses yang panjang sejak akhir abad ke-19
Acara dilanjutkan dengan diskusi mengenai peran agama dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Kedua belah pihak berbagi pandangan dan pengalaman tentang bagaimana agama dapat menjadi jembatan untuk mengatasi perbedaan dan membangun masyarakat yang lebih inklusif.
Diskusi tersebut menghasilkan kesepakatan untuk terus menjaga komunikasi, silaturahmi dan mengadakan kegiatan bersama. Para pengurus dari kedua organisasi sepakat untuk saling mendukung dalam berbagai program yang bertujuan mempromosikan toleransi, kedamaian, dan kerukunan antarumat beragama.
Pertemuan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan pertukaran cendera mata sebagai simbol persahabatan.
Kunjungan silaturahmi ini mendapat sambutan positif dari kedua belah pihak sebagai langkah penting dalam memperkuat hubungan antarumat beragama di Indonesia. Diharapkan, kunjungan seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus menjalin silaturahmi dan memperkokoh persatuan di tengah keberagaman. (Es)
Elly Wati Simatupang
Jurnalis
Pendiri Suara Lintas Indonesia
Komentar (0)
Login untuk memberikan komentar
Silakan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar pada artikel ini.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!
Kategori Terkait
Tagar Terkait
Artikel Terkait
Rp590 Ribu ke Bali Lewat Darat, DAMRI Luncurkan Trayek Jakarta–Denpasar
18 Feb 2026, 02:51 WIB
Kemenpar Ajak BTS Promosikan Pariwisata Indonesia, Warganet: Lalu Musisi Lokal ke Mana?
16 Feb 2026, 13:57 WIB
OST “Dopamin” Jadi Sorotan: Hindia, Reality Club, dan Ali Perkuat Emosi Film Baru Starvision & Karuna Pictures
18 Nov 2025, 05:14 WIB
Kampung Reforma Agraria Bukit Sinyonya Jadi Ruang Kreatif dan Penggerak Ekonomi Masyarakat Desa Bandung
28 Sep 2025, 12:29 WIB
Bersama untuk Bekasi yang Lebih Baik: Gereja dan Pemerintah Bersinergi
22 Sep 2025, 10:38 WIB
Nasionalisme Religius di Era Digital: RKP Mengajak Masyarakat Berdiskusi
16 Sep 2025, 04:00 WIB
Artikel Lainnya
Unggul Sementara, Tim Tri-Haris Bakal Turunkan Satgas Pengamanan Suara untuk Kawal Rekapitulasi di KPU
29 Nov 2024, 07:31 WIB
GAMKI Dukung Penuh Sidang Raya PGI 2024, Fokus pada Penguatan Kaderisasi dan Kebebasan Beragama
11 Oct 2024, 15:48 WIB
PGI Belum Tentukan Sikap Rencana KUA Sebagai tempat pencatatan sipil semua agama
14 Mar 2024, 15:00 WIB
Jelang Perayaan Natal Menteri Nusron Serahkan Sertipikat untuk Gereja yang Berdiri sejak 1968
25 Dec 2024, 05:01 WIB
Pdt. Ronald Kapala Biro Papua PGI Benarkan Pembangunan Papua Telah Berjalan Tepat
10 May 2024, 13:05 WIB
TEI ke-40 Resmi Ditutup, Mendag Busan: Transaksi Lewati Target, Capai USD 22,80 Miliar
19 Oct 2025, 15:03 WIB
Artikel Lainnya
Unggul Sementara, Tim Tri-Haris Bakal Turunkan Satgas Pengamanan Suara untuk Kawal Rekapitulasi di KPU
29 Nov 2024, 07:31 WIB
GAMKI Dukung Penuh Sidang Raya PGI 2024, Fokus pada Penguatan Kaderisasi dan Kebebasan Beragama
11 Oct 2024, 15:48 WIB
PGI Belum Tentukan Sikap Rencana KUA Sebagai tempat pencatatan sipil semua agama
14 Mar 2024, 15:00 WIB
Jelang Perayaan Natal Menteri Nusron Serahkan Sertipikat untuk Gereja yang Berdiri sejak 1968
25 Dec 2024, 05:01 WIB
Pdt. Ronald Kapala Biro Papua PGI Benarkan Pembangunan Papua Telah Berjalan Tepat
10 May 2024, 13:05 WIB
TEI ke-40 Resmi Ditutup, Mendag Busan: Transaksi Lewati Target, Capai USD 22,80 Miliar
19 Oct 2025, 15:03 WIB
