Kemenpar Ajak BTS Promosikan Pariwisata Indonesia, Warganet: Lalu Musisi Lokal ke Mana?
Nick Irwan
Penulis
SLN.com, JAKARTA- Jagat media sosial X tengah diramaikan dengan perbincangan soal rencana Kementerian Pariwisata (Kemenpar) yang ingin mengajak grup musik asal Korea Selatan, BTS, untuk berkolaborasi mempromosikan keinda...
SLN.com, JAKARTA- Jagat media sosial X tengah diramaikan dengan perbincangan soal rencana Kementerian Pariwisata (Kemenpar) yang ingin mengajak grup musik asal Korea Selatan, BTS, untuk berkolaborasi mempromosikan keindahan Indonesia melalui konser tur dunia mereka pada Desember mendatang.
Pernyataan tersebut memicu beragam reaksi. Sebagian warganet menyambut baik gagasan itu dengan alasan daya jangkau global BTS dinilai mampu mendongkrak promosi pariwisata Indonesia ke pasar internasional. Namun tidak sedikit pula yang mengaku kecewa.
Sejumlah pengguna X menilai langkah tersebut terkesan mengabaikan talenta musisi Tanah Air. Mereka mempertanyakan mengapa promosi pariwisata Indonesia tidak lebih dulu melibatkan karya anak bangsa yang dinilai tak kalah berprestasi.
“Indonesia punya banyak musisi kelas dunia, kenapa harus dari luar?” tulis salah satu akun yang kemudian viral dan menuai ribuan tanggapan.
Nama-nama seperti Agnez Mo, Anggun, Rich Brian, NIKI, hingga Nona disebut-sebut sebagai contoh musisi Indonesia yang telah dikenal di mancanegara. Warganet menilai mereka memiliki rekam jejak internasional yang dapat dimaksimalkan untuk membawa nama Indonesia di panggung global.
Perdebatan pun berkembang menjadi diskusi lebih luas tentang strategi promosi pariwisata nasional. Sebagian netizen berpendapat kolaborasi dengan artis global dapat membuka pasar baru, sementara lainnya menekankan pentingnya penguatan ekosistem kreatif dalam negeri.
Hingga kini, perbincangan mengenai rencana kolaborasi tersebut masih menjadi topik hangat di X. Warganet terus mempertanyakan arah kebijakan promosi pariwisata, memanfaatkan pengaruh global atau memaksimalkan potensi talenta lokal yang sudah mendunia.
Isu ini pun menambah daftar diskusi publik tentang bagaimana Indonesia sebaiknya memposisikan diri dalam strategi branding pariwisata di era industri hiburan global.
Nick Irwan
Penulis
Penulis berita profesional dari Suara Lintas Nusantara.
Komentar (0)
Login untuk memberikan komentar
Silakan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar pada artikel ini.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!
Kategori Terkait
Tagar Terkait
Artikel Terkait
Artikel Lainnya
Polres Kep. Seribu Gelar Pam Dermaga Keberangkatan Marina Ancol
07 Feb 2023, 03:50 WIB
Menteri AYH Resmikan SPARTAN Command Center dan Tegaskan Komitmen Berantas Mafia Tanah
19 Oct 2024, 13:22 WIB
Tak Sekadar Belanja: Pangan Kasih Bazaar Satukan Bisnis, Kreativitas, dan Kepedulian
12 Aug 2025, 10:44 WIB
Al-Zaytun Usulkan 500 Pusat Pendidikan Nasional
02 Jun 2026, 22:49 WIB
Metrocom 28 Tahun, Dari Krisis Menuju Era AI
09 Aug 2026, 23:03 WIB
Workshop Literasi Keagamaan Lintas Budaya Bekali Guru Pengalaman Keberagaman
04 May 2024, 02:00 WIB
Artikel Terkait
Artikel Lainnya
Polres Kep. Seribu Gelar Pam Dermaga Keberangkatan Marina Ancol
07 Feb 2023, 03:50 WIB
Menteri AYH Resmikan SPARTAN Command Center dan Tegaskan Komitmen Berantas Mafia Tanah
19 Oct 2024, 13:22 WIB
Tak Sekadar Belanja: Pangan Kasih Bazaar Satukan Bisnis, Kreativitas, dan Kepedulian
12 Aug 2025, 10:44 WIB
Al-Zaytun Usulkan 500 Pusat Pendidikan Nasional
02 Jun 2026, 22:49 WIB
Metrocom 28 Tahun, Dari Krisis Menuju Era AI
09 Aug 2026, 23:03 WIB
Workshop Literasi Keagamaan Lintas Budaya Bekali Guru Pengalaman Keberagaman
04 May 2024, 02:00 WIB


