Satgas PP PKH Kamtibmas Indonesia Lakukan Kunjungan Kerja ke Tim Penertiban Kawasan Hutan
Elly Wati Simatupang
Jurnalis
suaralintasnusantara.com – Dalam rangka mengawal implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan (PKH) secara adil dan sesuai dengan tujuan negara, Pengurus Satuan Tugas Peng...
suaralintasnusantara.com – Dalam rangka mengawal implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan (PKH) secara adil dan sesuai dengan tujuan negara, Pengurus Satuan Tugas Pengawalan Perwujudan Penertiban Kawasan Hutan Perkumpulan Kamtibmas Indonesia (Satgas PP PKH Kamtibmasi) melaksanakan kunjungan kerja ke kantor Tim Penertiban Kawasan Hutan (PKH).
Dalam kunjungan yang berlangsung pada Rabu (26/3) pukul 10.00-16.00 WIB ini, Satgas PP PKH Kamtibmas Indonesia menyampaikan Surat Audiensi dan Surat Keputusan (SK) Satgas PP PKH Kamtibmasi ke sejumlah lembaga terkait.
Beberapa di antaranya adalah Kantor Presiden RI, Ketua DPR RI, Menteri Pertahanan selaku Ketua Pengarah PKH, Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidus) Kejaksaan Agung selaku Ketua Pelaksana PKH, hingga Kantor Kepala Perwakilan United Nations Forum on Forests (UNFF) di Indonesia.
Kunjungan ini dipimpin oleh Ketua Pelaksana Satgas PP PKH Kamtibmas Indonesia Anggiat Domu H. S., A. Md., S. Th., MAP(C), didampingi oleh Sekretaris Thamrin Tambunan, S. H., serta anggota Lambok Tambunan dan Joni Verianto. Kegiatan ini tetap berada dalam rekomendasi dan arahan dari Sutan Erwin Sihombing, S. H., M. H., yang menjabat sebagai Ketua Pengarah Satgas PP PKH Kamtibmasi sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Keamanan Ketertiban Masyarakat Indonesia ( Kamtibmas Indonesia).
Kunjungan kerja ini merupakan kelanjutan dari silaturahmi dan diskusi sebelumnya yang telah dilakukan di Kantor Satgas Garuda PKH, Gedung Kejaksaan Agung RI, pada Selasa (11/2). Saat itu, rombongan diterima langsung oleh Kepala Kantor Satgas PKH, Sutikno, beserta timnya.
Sejak Perpres No. 5 Tahun 2025 diterbitkan pada 21 Januari 2025, Satgas Garuda PKH telah bekerja selama dua bulan tiga hari. Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung), Febrie Adriansyah, melaporkan bahwa Satgas PKH telah menyita sekitar 1 juta hektar lahan hutan sebagai bagian dari upaya penertiban.
Capaian ini sesuai dengan target yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto, yang membentuk Satgas PKH dengan melibatkan berbagai lembaga, termasuk TNI, Polri, serta sejumlah kementerian.
Di hari yang sama, Febrie Adriansyah menegaskan bahwa proses penertiban kawasan hutan dilakukan sesuai aturan dan tidak dilakukan secara sewenang-wenang. Pernyataan ini disampaikan untuk merespons anggapan bahwa Satgas PKH bertindak secara sembrono dalam mengambil alih lahan perkebunan kelapa sawit.
Ketua Pelaksana Satgas PP PKH Kamtibmas Indonesia Anggiat Domu H. S., menegaskan pentingnya audiensi dengan Ketua Pengarah dan Ketua Pelaksana Satgas Garuda PKH.
Hal ini bertujuan untuk memastikan keberhasilan implementasi Pasal 3 Perpres No. 5 Tahun 2025, yang mencakup penagihan denda administratif, penguasaan kembali kawasan hutan, serta pemulihan aset di kawasan hutan.
"Kami berharap audiensi ini dapat segera terlaksana guna menyukseskan Perpres ini serta meredam potensi hal-hal negatif dan kontra produktif terkait Satgas Garuda PKH," ujar Anggiat.
Lebih lanjut, Satgas PP PKH Kamtibmas Indonesia juga membuka jalur komunikasi bagi individu, koperasi, maupun korporasi yang lahannya terdampak oleh penertiban Satgas Garuda PKH. "Mereka dapat menghubungi kami untuk berkoordinasi di nomor kontak: 0878 9698 1110 dan 0812 3535 3535," tutupnya.
Elly Wati Simatupang
Jurnalis
Pendiri Suara Lintas Indonesia
Komentar (0)
Login untuk memberikan komentar
Silakan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar pada artikel ini.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!
Kategori Terkait
Tagar Terkait
Artikel Terkait
Pemulihan 91,75% Pasar Rakyat Pascabencana Sumatra Tuntas, Mendag Budi Santoso Pastikan Ekonomi Lokal Bangkit
20 Feb 2026, 08:53 WIB
Harsen Roy Tampomuri Dilantik Jadi Dewan Pakar DPP APDESI 2026–2031
20 Feb 2026, 08:09 WIB
Mahanaim dan Rahasia Cetak Siswa Berprestasi
05 Feb 2026, 13:39 WIB
PGLII Perkuat Sinergi dan Strategi Pelayanan Lewat Rapat Lengkap Maper–PP di Serpong
24 Jan 2026, 10:41 WIB
PGI Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Hutan di Sumatera
23 Jan 2026, 02:37 WIB
Bantuan Bakhtiar Ahmad Sibarani Mulai Pulihkan Akses Warga Pasar Terandam Bopet
01 Jan 2026, 06:57 WIB
Artikel Lainnya
Menteri PANRB di SPBE Summit: Digitalisasi Jadi Kunci, Tapi Jangan Berlomba Bikin Aplikasi Baru
22 Mar 2023, 06:58 WIB
Kunjungan Masyarakat ke KIPP IKN Saat Libur Lebaran Berjalan Lancar dan Tertib
02 Apr 2025, 06:03 WIB
Menteri PANRB 'Sapa Dosen' IPB, Dengar Aspirasi soal Jabatan Fungsional
12 May 2023, 14:22 WIB
Pewarna siap Mendukung Program Dirjen Bimas Kristen Kampung Moderasi Beragama
16 Mar 2023, 03:12 WIB
Jelang Sidang Raya ke-XVIII PGI di Toraja, Panitia dan BPS Gereja Toraja Sampaikan Kesiapan
04 Nov 2024, 15:32 WIB
Menteri Nusron Serahkan Sertifikat di Papua: Era Presiden Prabowo Semua Tempat Ibadah Harus Disertifikatkan Tanpa Pengecualian
21 Nov 2025, 04:36 WIB
Artikel Lainnya
Menteri PANRB di SPBE Summit: Digitalisasi Jadi Kunci, Tapi Jangan Berlomba Bikin Aplikasi Baru
22 Mar 2023, 06:58 WIB
Kunjungan Masyarakat ke KIPP IKN Saat Libur Lebaran Berjalan Lancar dan Tertib
02 Apr 2025, 06:03 WIB
Menteri PANRB 'Sapa Dosen' IPB, Dengar Aspirasi soal Jabatan Fungsional
12 May 2023, 14:22 WIB
Pewarna siap Mendukung Program Dirjen Bimas Kristen Kampung Moderasi Beragama
16 Mar 2023, 03:12 WIB
Jelang Sidang Raya ke-XVIII PGI di Toraja, Panitia dan BPS Gereja Toraja Sampaikan Kesiapan
04 Nov 2024, 15:32 WIB
Menteri Nusron Serahkan Sertifikat di Papua: Era Presiden Prabowo Semua Tempat Ibadah Harus Disertifikatkan Tanpa Pengecualian
21 Nov 2025, 04:36 WIB
