#Mengapa
Kumpulan artikel terkait topik #Mengapa.
Menampilkan 29 artikel untuk #Mengapa
Sosial
81 Tahun Merdeka, Mengapa Indonesia Masih Cemas?
Terapis pijat refleksi harus berani menekan titik saraf agar penyakit terdeteksi. Begitu pula tubuh bangsa ini, jeritannya nyata terdengar di media sosial. Menuju Indonesia Emas, rakyat tak butuh pesta meriah, melainkan penanganan tepat. Kemerdekaan sejati sesuai Pasal 27 UUD 1945 bukanlah bertahan dalam cemas, melainkan kepastian esok hari, dapur tetap ngebul dan pekerjaan tetap ada.
Pemerintah
Andai Gajah Mada Digaji Tukin
Benarkah negara sedang menata sistem penghargaan aparatur, atau justru memperlihatkan kontras baru dalam prioritas anggaran? Editorial "Andai Gajah Mada Digaji Tukin" mengajak pembaca menelusuri perbandingan sejarah, kebijakan, dan makna keadilan di balik setiap rupiah uang negara.
Tokoh
Pitung, Ronin Betawi
Selama 16 bulan, Pitung menjadi buronan paling diburu pemerintah kolonial. Arsip Belanda menyebutnya kriminal, sementara rakyat Betawi mengenangnya sebagai pembela kaum kecil. Mengapa sosok ini dijuluki "Ronin Betawi"?
Gaya Hidup
5 Barang Wajib Pengantin Baru
Sejumlah penelitian menunjukkan, konflik pada tahun-tahun awal pernikahan sering dipicu kebiasaan sehari-hari yang tampak sepele. Mulai dari lemari yang berantakan hingga dapur yang kurang rapi, semua bisa memicu gesekan jika tak dikelola dengan baik. Simak lima perlengkapan rumah tangga sederhana yang dapat membantu membuat aktivitas harian lebih praktis, sekaligus mengurangi potensi cekcok di awal membangun keluarga.
Sosial
Tiga Abad Matraman
Bentrokan di Matraman ternyata bukan sekadar perkara knalpot bising. Di balik kericuhan yang menewaskan satu orang, kawasan ini menyimpan sejarah hampir empat abad sebagai ruang perjumpaan berbagai etnis di Jakarta. Mengapa konflik kecil bisa berubah menjadi kekerasan massal? Benarkah persoalannya hanya dipicu emosi sesaat?
Sosial
Hak Seni Belum Setara
Mengapa seni bukan sekadar hiburan, melainkan bagian dari hak asasi setiap anak? Bagaimana KND mengawal pemenuhan hak tersebut dan tantangan apa yang masih dihadapi keluarga penyandang disabilitas?
Gaya Hidup
Ruang Seni Belum Ramah untuk Semua Anak?
Anak juga memiliki hak untuk menikmati ruang kebudayaan, termasuk seni pertunjukan, tanpa harus memenuhi standar perilaku yang sama.
Religi
Eclesia Domestica, Ketika Rumah Menjadi Tempat Pertama Kasih Dinyatakan
Saat kesehatan mental menjadi perhatian, keluarga kembali dipandang sebagai tempat pertama seseorang belajar dikasihi. Mengapa hal itu penting?
Bisnis
Orang Indonesia yang "Menciptakan" Pepaya California
Bukan buah impor. Pepaya California yang memenuhi pasar ternyata hasil pemuliaan peneliti IPB. Mengapa namanya justru membuat banyak orang keliru?
Budaya
Mengapa Jakarta Disebut Lebih Kejam dari Ibu Tiri?
Saat warga menikmati berbagai promo ulang tahun Jakarta, dari tarif transportasi Rp1 hingga akses gratis ke sejumlah museum, sebuah kalimat lama kembali muncul dalam percakapan publik, "Ibu kota lebih kejam dari ibu tiri."
Politik
Partai yang Terlalu Serius
Fenomena partai satire Denmark mengingatkan bahwa krisis terbesar politik bukan kekalahan dalam pemilu, melainkan hilangnya kepercayaan publik. Tanpa kepercayaan, demokrasi hanya menyisakan prosedur tanpa makna.
Gaya Hidup
Kemenpar Ajak BTS Promosikan Pariwisata Indonesia, Warganet: Lalu Musisi Lokal ke Mana?
SLN.com, JAKARTA- Jagat media sosial X tengah diramaikan dengan perbincangan soal rencana Kementerian Pariwisata (Kemenpar) yang ingin mengajak grup musik asal Korea Selatan, BTS, untuk berkolaborasi mempromosikan keinda...
